Hambatan dan Tantangan Pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi

  • Maskarto Lucky Nara Rosmadi STIE Kridatama Bandung
Keywords: Civic Education, Lecturers Competence, Character Building

Abstract

Citizenship education is a compulsory subject in all universities based on the Law on National Education System. Therefore, national education should be implemented in order to form an Indonesian human who has integrity to the nation and country. The purpose of this research is to know the implementation of civic education in universities as well as obstacles and challenges in the implementation. The research method used is descriptive analytical with qualitative approach. Data collection techniques consist of primary data obtained from respondents and secondary data in the form of literature, scientific journals both nationally and internationally. From the result of research, it is found that giving the course of civic education by lecturer is only theoretical only without accompanied by the implementation of student activities. In addition, the lecturers who hold the subjects of civic education have no competence in the field of state defense and do not get special training as lecturer of civic education from any institution. This requires support from the central government through the National Resilience Institute by providing training in the form of lecturer candidates courses for Pancasila Education and Citizenship Education courses.

References

Adhani. (2014). Konsep Pendidikan Multikultural Sebagai Sarana Alternatif Pencegahan Konflik. Sosio Didaktika. 1 (1), 111-121.

Dwintari, Julita Widya. (2018). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural Dalam Pembinaan Keberagaman Masyarakat Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan PKn & Sosial Budaya, 2 (1), 69-81.

Farida, Ida. (2012). Model Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi: Langkah Strategis dan Implementasinya di Universitas. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan. 3 (1), 445-452.

Hakim, Alif Lukmanul. (2007). Reorientasi Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Sebagai Wahana Sistemik Peningkatan Integritas Nasional (Suatu Tinjauan Filsafat Pendidikan). Jurnal Filsafat, 17 (2), 182-203.

Kostina, Ekaterina dan Kretova, Larisa. (2015). Universal Human Values: Crosscultural Comparative Analysis: Russia. Procedia and Behavioral Sciences, 1019-1028.

Melinda, C. Bier & MW, Berkowitz. (2005). What Work in Character Education?. Leadership for Student Activities, 34 (2), 1-7.

Muhibbin, Ahmad & Sumardjoko, Bambang. (2016). Model Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Isu-isu Kontroversial di Media Massa Untuk Meningkatkan Sikap Demokrasi Mahasiswa dan Implikasinya Bagi Masyarakat Madani. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 26 (1), 1-10.

Nasution, Aulia Rosa. (2016), Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani, Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 8 (2), 201-212.

Pangalila, Theodorus. (2017). Interaksi Sosial Dosen dan Mahasiswa Dalam Proses Perkuliahan di Jurusan PPKn FIS Unima. Jurnal PKn Prograsif, 12 (2), 699-706.

Putri, Tri Endang Sasongko. (2012). Pentingnya Pendidikan Pancasila Sebagai Materi Pembelajaran di Perguruan Tinggi (Studi kasus di Sekolah Tinggi Teknik Malang). Jurnal Teknik. 1 (2), 1-19.

Rahayu, Minto & Wartiaty. (2011). Kajian Strategi Pendidikan Kewarganegaraan (Studi Kasus di Perguruan Tinggi). Jurnal Epigram, 8 (2), 131-136.

Raihani. (2012). Report on Multicultural Education in Pasantren. Journal of Comparative and International Education, 42 (2), 585-605.

Samsuri. (2010). Pembentukan Karakter Warga Negara Demokratis Dalam Politik Pendidikan Indonesia Periode Orde Baru Hingga Era Reformasi. Makalah disampaikan dalam diskusi MGMP PKn Kabupaten Sleman, 18 Oktober 2010.
_______. (2010). Transformasi Gagasan Masyarakat Kewargaan (Civic Society) Melalui Reformasi PKn di Indonesia: Studi Pengembangan Kebijakan PKn pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Era Reformasi. Disertasi, Tidak diterbitkan, Bandung: Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Sanjaya, Dewa Bagus. (2006). Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi dan Tantangan Global. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. XXXIX (2), 330-341.

Saputra Edi. (2015). Peranan Metode Diskusi Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Jurnal Tingkap, XI (1), 26-40.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Wening, Sri. (2012). Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai. Jurnal Pendidikan Karakter, II (1), 55-66.
Published
2018-07-29
Section
Articles