aplikasi algoritma genetika untuk memperoleh jalur optimum studi kasus : penentuan rute optimum ferry di pulau ambon, pulau seram, dan pulau-pulau lease

  • yopi andry lesnussa Universitas Pattimura
  • F Y Rumlawang
  • V Hukubun

Abstract

Jalur atau rute terpendek kadang diperlukan dalam melakukan perjalanan menuju sejumlah tempat.Hal ini dilakukan untuk meminimalkan biaya dan waktu yang diperlukan.Terdapat permasalahan transportasi angkutan ferry di Pulau Ambon, Pulau Seram, dan Pulau-Pulau Lease seperti minimnya fasilitas penunjang untukmencapai daerah-daerah tersebutantara lain dermaga dan armada ferry serta jalur optimum. Salah satu cara yang dapat digunakan yakni dengan algoritma genetika. Algoritma genetika merupakan suatu teknik pencarian nilai optimum berdasarkan mekanisme seleksi alam teori genetika.Sistem algoritma genetika menggunakan representasi kromosom.Kromosom  yang baik akan terus hidup, sedangkan kromosom yang buruk akan mati dengan sendirinya. Algoritma genetika menggunakan hukum transisi probabilistik untuk memilih solusi (kromosom) sesuai dengan ketentuan yang diinginkan.Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan algoritma genetika diperoleh rute optimum ferry di Pulau Ambon, Pulau Seram, dan Pulau-Pulau Lease yang optimal yaitu Tulehu (Tulehu), Wainama (Kailolo), Umeputih (Kulur), Wailey (Latu), Amahai (Amahai), dan Nalahia (Nalahia) dengan jarak tempuh 133 km.

Published
Jan 31, 2018
How to Cite
LESNUSSA, yopi andry; RUMLAWANG, F Y; HUKUBUN, V. aplikasi algoritma genetika untuk memperoleh jalur optimum studi kasus : penentuan rute optimum ferry di pulau ambon, pulau seram, dan pulau-pulau lease. APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 24-31, jan. 2018. ISSN 2580-9253. Available at: <http://jurnal.stkippgri-bkl.ac.id/index.php/APM/article/view/317>. Date accessed: 15 oct. 2018. doi: http://dx.doi.org/10.31597/ja.v4i1.317.