Kreativitas Mahasiswa Calon Guru Dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Berpikir

KREATIVITAS MAHASISWA CALON GURU DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BERPIKIR

  • Muhammad Anwar STKIP PGRI Sidoarjo
Keywords: Kreativitas, Pemecahan Masalah Matematika, Gaya Berpikir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas mahasiswa calon guru dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari pebedaan gaya berpikir Monarchic, Hierarchic, Oligarchic dan Anarchic. Kreativitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah proses dan produk kemampuan berpikir mahasiswa atau kegiatan yang diarahkan untuk menghasilkan sesuatu yang baru. Masalah matematika yang dimaksud dalam penelitian ini adalah soal matematika yang tidak dengan segera dapat diselesaikan menggunakan aturan tertentu yang sudah diketahui oleh mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang bergaya berpikir Monarchic, Hierarchic, Oligarchic atau  Anarchic.

Untuk memilih subjek penelitian, mahasiswa diminta mengisi instrumen berupa angket gaya berpikir yang dijadikan pedoman dalam menentukan gaya berpikir mahasiswa. Berdasarkan hasil isian pada lembar instrumen gaya berpikir tersebut, mahasiswa dikelompokkan sesuai dengan gaya berpikirnya dan kelompok gaya berpikir masing-masing dipilih 1 (satu) mahasiswa sebagai subjek penelitian. Setelah itu, mahasiswa yang terpilih diberi tes penyelesaian masalah matematika dan diwawancarai. Dari hasil tes dan wawancara, peneliti mengidentifikasi kreativitas pada masing-masing subjek penelitian. Agar data hasil kegiatan mahasiswa valid maka dilakukan triangulasi pada waktu yang berbeda. Setelah data valid, selanjutnya peneliti menganalisis dan menyimpulkan kreativitas mahasiswa calon guru dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya berpikir.

Hasil penelitian ini, didapatkan bahwa 1) kreativitas mahasiswa yang memiliki gaya berpikir monarchic  (SM) dalam memecahkan masalah matematika belum memenuhi kriteria kreativitas dalam penelitian ini. 2) Kreativitas mahasiswa yang memiliki gaya berpikir Hierarchi (SH) dalam memecahkan masalah matematika memenuhi kriteria kreativitas yaitu kefasihan dan keluwesan. 3) Kreativitas mahasiswa yang memiliki gaya berpikir Oligarchic  (SO) dalam memecahkan masalah matematika belum memenuhi kriteria kreativitas dalam penelitian ini. 4) Kreativitas mahasiswa yang memiliki gaya berpikir Anarchic  (SA) dalam memecahkan masalah matematika belum memenuhi kriteria kreativitas dalam penelitian ini.

Published
2018-01-31