PENGGUNAAN SCAFFOLDING UNTUK MENGATASI KESULITAN MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA

  • Buaddin Hasan STKIP PGRI Bangkalan
Keywords: kesulitan siswa, masalah matematika, scaffolding

Abstract

Kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditandai adanya kesalahan dalam menyelesaiakan masalah matemtaika. Sebagai upaya mengatasinya harus mengetahui bagian kesulitan yang dialami siswa. Tujuan penelitian ini mendiskripsikan kesulitan yang dialami siswa dan scaffolding sebagai upaya mengatasinya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Proses analisis data dilakukan dengan langkah: (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, dan (3) menarik kesimpulan. Data penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, yaitu: (1) tidak mampu merumuskan apa yang diketahui secara tertulis, (2) tidak mampu merencanakan langkah penyelesaian, (3) tidak mampu menuliskan rumus matematika yang sesuai, (4) salah menggunakan konsep matematika, dan (5) tidak melakukan pengecekan terhadap hasil pekerjaannya. Scaffolding yang dilakukan adalah: (1) meminta siswa membaca kembali masalah, (2) memberikan kesempatan siswa bernalar, (3) guru mengajukan pertanyaan arahan, (4) meminta siswa merefleksi jawabannya, (5) guru menginterpretasikan ketidaksesuaian jawaban siswa dan mengkonfirmasi, dan (6) meminta siswa mengecek kebenaran hasil pekerjaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Buaddin Hasan, STKIP PGRI Bangkalan

Program Studi S-1 Pendidikan Matematika

Published
2015-01-21