IMPLEMENTASI SCAFFOLDING UNTUK MENGATASI KESALAHAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH LINGKARAN

  • Nur Indah Lestari Pegiat Sekolah Alam Surabaya
Keywords: scaffolding, kesulitan siswa, pemecahan masalah

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan hal penting yang harus dilatihkan kepada siswa. Lev Semyonovich Vygotsky menyatakan bahwa seseorang akan dapat menyelesaikan masalah yang tingkat kesulitannya lebih tinggi dari kemampuan dasarnya, jika mendapat bantuan dari orang yang lebih mampu (scaffolding). Tujuan studi ini mendeskripsikan tingkat kemampuan aktual siswa memecahkan masalah, kesulitan yang dialami siswa, scaffolding yang diberikan untuk mengatasi kesulitan, dan perkembangan tingkat kemampuan aktual siswa dalam memecahkan masalah setelah diberikan scaffolding. Metode studi deskriptif-kualitatif dengan lokasi dan subjek studi adalah 2 orang siswa kelas VIII SMP Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan teknik wawancara. Data dari studi menunjukkan bahwa kesulitan lebih banyak dialami oleh siswa berkemampuan matematika rendah, meskipun tingkat kemampuan aktual siswa berkemampuan rendah berkembang setelah diberikan scaffolding. Siswa berkemampuan rendah membutuhkan waktu yang lebih lama dalam berpikir, mengingat kembali konsep, dan memperbaiki konsep yang salah dalam memecahkan masalah secara mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-01-21